Pengikut

Jumat, 22 Desember 2017

Setelah menghabiskan waktu di kantin untuk membeli makanan, dan di perpustakaan untuk meminjam buku Akhirnya Ifa, Fitri dan Zahra kembali ke kelas, Denga  membawa banyak makanan dan 2 buku novel yang di peluknya

"EH, Fa loe sama mas bayu ada masalah apa sih? Kok kayaknya dia diem ma loe? Dan kayaknya malahan loe deh yang diem" Tanya kepo fitri

"Ehm, gak ada apa-apa kok, Aku cuma jaga jarak aja sama mas bayu, bukan karena marah, tapi kan lebih baik seperti itu" jelas Ifa

Untuk menyembunyikan masalahnya dengan bayu, ifa tak punya bahan untuk di jadikan Alasan, karean Ifa adalah gadis baik yang tak mungkin bohong,

"Tapi bukan karena Daya, yang ngaku jadi pacarnya Bayu kan?"
Sahut Zahra

Ifa terdiam sejenak dan berfikir.

"Oh iya Ya Allah, Daya adalah Alasan kuat, untuk menutupinya, kenapa tak dari tadi ya?"
Batin Ifa
~Laper tuh kak, Inget kan dulu sama Dimas, Lupa karena Laper~

"Ehm, Itu juga termasuk juga, tapi aku nggak enak kalau ngomongin orang, Takut dosa, terus kalau ada yang denger kan bahaya" Jelas Ifa

"Hemm, ya Fa aku ngerti kok, kuping Daya kan ada di mana-mana" Sambung Zahra

Bel masuk telah bunyi, Entah kenapa waktu 15 menit itu, kayak cpt bangt bgaikan 5 menit, kemudian ketiganya, dan bahkan semua siswa memberhentikan Aktivitas makanya,

"Assalamuallaikum anak-anak" Salam bu Imah

"Waalaikum sallam bu,,"
Jawab serentak siswa kelas

"Besok senin, adalah tes Ukk jadi hari ini kalian hanya membersihkan Kelas, dan diharapkan kalian membawa kartu yang dulu telah di berikan, oleh Saya, Bisa di mengerti anak-anak?"

"Bisa bu,,"Jawab serentak siswa

Setelah guru pergi kelas menjadi riuh, padahal Guru sudah memberi tugas untuk membersihkan kelas, Ada para genk 4 peshona yang selalu makan di kantin pojok, kalau grup laki-laki menuju tempat carger Hp untuk game, dan  yang lainnya membantu, semua hal itu biasa, Namun ifa hanya tersenyum dan fokus akan tugasnya,

"Kok pada nggak bantu?" Tanya Ifa

"Sapu Habis,,"
"Udah Piket,,"
"Cuma sedikit,,"

Itulah Alasan kuat mereka kala nendapat tugas seperti itu,
~Yah remaja jaman Now~

Setelah semua sudah selesai, Para siswa dipersilahkan pulang, Ifa yang sudah di jemput Ibunya di depan gerbang, langsung menemui ibunya.

"Ibuk, besok senin aku Ukk!"
Ujar Ifa

"Oh ya, gak kerasa anak ibu dah mau Kelas 9, Eh dan juga kakak kamu gimana?" Tanya ibu

"Kakak? Siapa ? Kan aku anak tunggal"

"Mas indra Fa, Indra Bagaskara, kamu kan kaya kakak adek ma dia"

"Oh mas Indra, Mas indranya nau UN bu, Tapi kayaknya dia tenang-tenang aja deh, soalnya dia kan anak pinter"

"Oh ya udah, ayo pulang, keburu hujan nih"

"Iya.."

Setelah itu Ifa pulang untuk istirahat selam 1 hari menjelang Ukk, Dia usahakan dia tidak kecapean akibat kegiatan pramuka di sekolah, Dan dia seharuanya sudah hafal semua materi yang akan keluar.

Hari senin ternyata sudah terbitkan matahari, Ifa yang sudah Siap Ukk dengan semangat 45, terus berdoa ketika usahanya selama ini belajar.
Saat ulangan dimulai dia melihat siapa pengawasnya dan mulai menghiraukan sekelilingnya.

"Fa, ifa nomer 5 jawabnya apa?" Suara aziz dengan berbisik

"Aduh Ukk itu ternyata kaya gini, tetep di ganggu ma setan, padahal aku tadi dah berdoa loh, Ya Allah karena aku baik maka aku akan jawab, mungkin aku salahkan, hehehe,"
Batin Ifa yang tersenyum kala memikirkan itu

Ifa hanya menunjukan jarinya , yang berarti jika 1 adalah A, 2 adalah B, 3 adalah C, 4 adalh D

Setelah kejadian tadi Ifa, Memilih untuk pura-pura Tuli, sampai pelajaran selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sama Ifa, Ngaku loe!" Tuding Geslin sambil menujukan telunjuknya pada Alice. Alice hanya membuang nafasnya lewat mulut singkat, Tanpa...