Pengikut

Rabu, 27 Desember 2017

Tanya Dimas bingung sambil melihat keduanya yang sepertinya sedang marahan.

"Dim, kamu nggak sibuk, atau ada remidi kan?" Tanya Ifa

"Ehm, gak juga mbak, Mau ngajak makan yak?" Ujar dimas

"Iya, kok kamu tau? Pasti dah nguping kan dari atas, terus sengaja turun lama biar kita nunggu,!" Sahut fitri

~Sok penting Banget sampai harus di tunggu~

"Astaghfirullah, nggak lah mbak fit, kan mbak Ifa sering ngajak aku makan, Karena pulangnya searah kali ya, ngajak makan terus, hehehe" Kekeh Dimas sambil mengembalikan suasana hati Ifa.

"Nggak gitu juga kali, Aku ngajak makan kamu sering itu, karena aku lapar, klo makan sendirian kan gak seru, jadi ngajak kamu deh, itung-itung sedekah gitu, hehehe" Sambung Ifa dengan senyum tipisnya, tapi tetap memasang Image yang Coll

 Ketiganya tertawa seakan-akan perdebatan, dan kekecewaan Fitri ketika nunggu dimas yang lama dapat membuat rencana makan barengnya batal.

 "Eh, Ada bis tuh, Ayo naik.. " seru fitri sambil menunjukan bis yang telah terparkir di depan gerbang, tak segan-segan fitri menghampiri Bis itu, Namun tindakannya di cegah oleh Ifa

Ifa menaikkan Alisnya
"Tunggu, Bis? Loe mau naik bis? " Tanya Ifa

 Fitri mengerutkan keningnya dan menatap bingung Ifa.
"Lah, iya kan, klo gak naik itu, kita naik apa?" Tanya Fitri

"Naik mobil aku gimana? Khusus hari ini aku boleh bawa mobil ma papa aku mbak," Ujar Pd Dimas

"Iya, aku dah tau kalau dimas bawa mobil, jadi aku larang kamu naik bis, Fit" Ujar ifa

Fitri yang dari tadi mengeriyit kelaparan, Terpaksa mengiyakan apa yang di bilang Ifa dan Dimas,

"Ya udah deh, cepet, keburu Panas lokasinya kan jauh, " Pinta Fitri

Kemudian Ifa dan dimas menatap aneh temannya ini, yang sepertinya sudah kelaparan, jadi untuk mempersingkat waktu , dimas segera mengambil mobilnya di parkiran dan menyuruh Ifa dan Fitri di depan gerbang.

Setelah mobil dimas telah terparkir di depan sekolah, tak segan-segan fitri langsung masuk ke jok belakang dan mengunci pintunya, Agar Ifa da  dimas duduk di jok depan berdua.

Ifa yang mau mencoba membuka pintu mobil terkejut ketika pintunya di kunci dari dalam
"Ish, Apa-an sih kamu Pit, Mau masuk juga, malah di kunci, cepet buka," Sentak Ifa

Fitri terbahak keras ketika melihat Ifa marah, Seketika Laparnya reda
"Mbak Ifa yang cantik, Di depan nggak si kunci, Kenapa gak duduk di depan aja, kan lebih romantis hehehe, Cepet masuk dah di tunggu juga" Goda Fitri.

Memang temannya yang satu ini pandai banget buat suasana romantis, jadi gak salah di manapun, kapanpun, dan dalam keadaan apapun, kata-katanya berhasil membuat Ifa sebal namun terkadang membuat Ifa senang juga.

Ifa berdengus kesal ketika melihat fitri yang sepertinya sengaja untuk membiarkan Ifa dan dimas duduk Di depan berdua.

♡Cie yang berdua, Berempat ma anaknya kapan?♡

Dimas hanya tersenyum tipis, dan kadang pula ia menahan tawanya, Spertinya perdebatan tak akan selesai jika dia tak ambil bicara.

"Mbak, mbak yang cantik, cepet ya, udah panas nih,"

Ifa memasang image sebal, sambil masuk ke mobil, dan tak lupa juga menutup pintu mobilnya,
"Awas kamu fit, kamu bakalan nyesel nanti" Batin Ifa

~~~~♡☆♡~~~~
POV ALICE

☆Masih ingag dengan Alice kan, waktu di part ke3☆

"Duh, makin lama tu cewek gak bisa di biarin ya, berani banget dia makan ma Dimas, duduk di mobil berdua lagi, Dasar Lon*e tuh cewek," Gumam Alice
Sambil terlihat marah ketika melihat Mobil dimas yang didalam nya Ada Ifa yang baru saja berlalu.

"Eh, loe kesambet apa-an lice, muka marah, mata melotot sampe mau out loh, ih gak sayang banget sama mukanya yang kencang."
Celutuk Geslin..

Alice hanya mendengus kesal, ketika sahabatnya itu gak peka-peka sama Alice, kalau Alice itu suka ma Dimas.

Alice mengerucutkan bibirnya, dan nengerutkan dahinya,
"Ih, gue harus berbuat sesuatu, Supaya cewek ganjen itu gak deket-deket lagi ma dimas aku," Ujar kasar Alice sambil tangan kanannya yang mengepal di pukulkan kepada tangan kirinya yang membuka.

Geslin menjadi lebih gila ketika dia mendengar kata "Dimas aku" hingga menjadikanya terbahak keras.

"What,? Dimas Loe? Jangan-jangan loe cemburu ya, Ifa jalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sama Ifa, Ngaku loe!" Tuding Geslin sambil menujukan telunjuknya pada Alice. Alice hanya membuang nafasnya lewat mulut singkat, Tanpa...